PENGELOLAAN EKOSISTEM RIPARIAN SUNGAI
Synopsis
Buku Pengelolaan Ekosistem Riparian Sungai membahas konsep, karakteristik, fungsi, serta strategi pengelolaan ekosistem riparian sebagai kawasan peralihan antara daratan dan perairan. Ekosistem riparian memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekologis melalui penyaringan polutan, pengendalian erosi dan banjir, pengaturan suhu air, penyediaan habitat satwa liar, serta pemeliharaan keanekaragaman hayati. Vegetasi riparian, yang terdiri atas berbagai lapisan tumbuhan, berperan dalam menstabilkan tepian sungai, menjaga kualitas air, dan mendukung siklus unsur hara.
Buku ini menguraikan berbagai layanan ekosistem riparian, baik berupa manfaat penyediaan sumber daya, pengaturan lingkungan, maupun nilai sosial, budaya, dan ekonomi. Pembahasan mencakup komponen biotik dan abiotik, dinamika hidrologi, tipologi vegetasi, serta indikator kesehatan ekosistem. Pengelolaan yang tepat memerlukan pemantauan kualitas air, perlindungan vegetasi asli, rehabilitasi kawasan terdegradasi, dan penerapan pendekatan adaptif yang mempertimbangkan karakteristik lingkungan setempat.
Dalam konteks Indonesia, pengelolaan ekosistem riparian dikaitkan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), kearifan lokal, dan kebijakan konservasi. Tradisi sasi, lubuk larangan, subak, serta hukum adat menunjukkan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian sungai. Buku ini juga membahas tantangan berupa pencemaran, alih fungsi lahan, eksploitasi sumber daya, dan lemahnya koordinasi pengelolaan daerah aliran sungai.
Secara keseluruhan, buku ini menekankan pentingnya restorasi ekosistem riparian melalui pendekatan terpadu yang menggabungkan aspek ekologis, sosial, budaya, dan kebijakan untuk mewujudkan pengelolaan sungai yang berkelanjutan di Indonesia.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.